Apa Saja Yang Perlu dipersiapkan Oleh Jamaah Haji

Asalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh.

Sobat Lamang yang dimuliakan Allah. Semoga Sobat Lamang semua senantiasa dalam lindungan Allah dan dalam keadaan sehat wal'afiat.

Pada postingan saya kali ini, berhubung euforia haji sudah mulai terasa. Saya ingin berbagi kepada Sobat semua tentang keperluan apa yang seharusnya dipersiapkan sejak awal oleh jamaah yang in sya Allah akan berangkat ke tanah suci dalam rangka melakukan ibadah haji.

Poin-poin yang akan saya sebutkan Ini dari kesimpulan saya sendiri dan berdasarkan pengalaman beberapa kali haji berkat nikmat Allah.

Baiklah, sebenarnya kebutuhan dan persiapan mereka terbagi menjadi dua jenis.

Yang pertama adalah persiapan yang sifatnya non fisik  (sesuatu yang sifatnya maknawi), berikut beberapa poinnya :

1. Niat

Ingat niat itu sangat-sangat penting, dia yang menetukan apakah amalan kebaikan kita akan diterima atau tidak. Sebelum atau sesudah di tanah suci terus tuh ingetin diri sendiri, jangan pernah ada terbersit di benak kita untuk mengharapkan imbalan dunia dari ibadah haji kita ini. Jangan sampai ada bisikan hati yang mengatakan "Akhirnya aku haji juga, ih teman-teman arisan kyu belum pada haji wkwkwk, besok mereka bakal panggil aku 'Bu haji' wkwkwk" (serem amat ya).

Pokoknya gitu deh, sering-sering menata kembali niat kita, bahwa kita melakukan ibadah haji ini semata-mata untuk Allah, mengharap ridho Allah, dan menyempurnakan rukun Islam kita.

Kan kita pasti tidak mau tuh kalau kita sudah lama menunggu giliran untuk berangkat haji selama bertahun-tahun atau bahkan sampai belasan tahun  (Oh noo) kemudian ditambah dengan rangkaian haji yang sangat melelahkan, kemudian pada akhirnya semua pengorbanan itu tidak berbuah manis hanya disebabkan karena niat kita yang tidak benar.

2. Ilmu

Ingat kapan lagi kita diberikan kesempatan untuk berhaji, tentu ini akan menjadi momen yang dinanti-nanti dan akan kita kenang selamanya. Coba bayangkan betapa banyak orang yang meninggal dunia dan mereka belum pernah berhaji. Nah kita yang sekarang diberikan kenikmatan yang besar ini tentunya harus lebih bersyukur kan.

Dan salah satu cara kita bersyukur atas nikmat kesempatan berhaji ini adalah memaksimalkan ibadah haji itu sendiri. Dan tentu saja untuk dapat memaksimalkannya kita membutuhkan sesuatu yang tidak lain dan tidak bukan adalah ilmu tentang haji tersebut.

Kan nanti ada pembimbing yang akan mengarahkan kita selama rangkaian ibadah haji?

Benar, cuman perlu kita ketahui, ibadah haji itu bukan ibadah yang enteng. Ibadah haji itu sangat melelahkan dan menguras tenaga lho sobat Lamang. Jadi kalau kita sudah masuk pada runtutan ibadah haji maka dalam keadaan fisik yang capek kita jadi malas nanya-nanya. Hukum ini itu lah. Jadi tidak ada salahnya apabila dari jauh-jauh hari kita sudah berbekal dengan ilmu. Mulai deh hafalin tuh rukun-rukun haji itu apa saja, wajib-wajib, dan sunah-sunahnya juga. Jadi kalau dengan berbekal dengan ilmu hati kita akan lebih tenang nantinya.

3. Mental

Loh kok pake persiapan mental segala? Emang mau uji nyali apa? Wkwkwk

Mental yang saya maksudkan bukan yang bersangkutan dengan adrenaline seperti itu ya sobat Lamang. Kita ketahui kan Sobat Lamang kalau watak orang-orang itu berbeda-beda, ada yang pendiam ada juga yang cerewet , ada yang sabaran ada juga yang serba ingin dipenuhi, dan sebagainya bermacam rasa wkwkwk.

Nah persiapan mental yang saya maksud itu seperti ini, bagi yang biasa mengeluh, coba dari sekarang belajar untuk dikurangi. Karena saat hajian nanti pasti banyak hal yang mungkin kurang pas bagi kita akan kita jumpai atau alami, sehingga saat di makkah nanti tidak asal nyerocos aja ya. Atau yang sering banget ngomongin orang, jangan sampai masih suka gibahin orang di tanah suci ya. Mulai sekarang coba biasakan untuk tahan tuh gelora menggibah di hati, belajar sabar.

4. Fisik

Nah yang keempat ini tidak kalah pentingnya. Jangan sampai kita jatuh sakit di hari-hari penting yang selama ini kita nanti-nantikan. Coba dari sekarang mulai jalan pagi, karena selama hajian nanti sobat Lamang akan tawaf minimal 3 kali, belum lagi kalau mau melaksanakan tawaf sunah. Kemudian cuaca juga sangat panas yang kira-kira kisaran 47°C sampai 49°C lho. Jadi perbanyak makan makanan yang bergizi dari sekarang yaa.

5. Doa

Karena segala seuatu boleh kita rencanakan dan usahakan namun hasil tetap Allah yang tentukan. Oleh karena itu jangan pernah bosan untuk berdoa dan memohon kemudahanNya ya. Shalat tepat waktu, jauhi dosa-dosa agar doa kita diijabah.

Nah Sobat Lamang, lima poin di atas merupakan persiapan yang bentuknya maknawi atau non fisik. Sekarang Kita pindah pada persiapan-persiapan yang sifatnya fisik ya.

1. Masker

Karena cuaca di Makkah dan Madinah pada musim haji beberapa tahun ini terbilang begitu panas dan berdebu, maka eksistensi masker sangat penting.

Dan juga karena ibadah haji ini adalah ibadah yang mengumpulkan jutaan umat pada suatu tempat, mungkin sebagian mereka ada yang memang mengidap penyakit tertentu yang berpotensi menular, maka tidak ada salahnya untuk berbekal dengan masker. Bagi yang berhaji lewat jalur pemerintah, biasanya akan mendapat jatah masker, cuma masalahnya adalah jamaah haji jarang memakainya.

2. Obat Batuk.

Sakit yang paling banyak menyerang jamaah haji adalah batuk. Sampai ada sebuah perkataaan mashur di kalangan pengurus jamaah haji bahwa "Hanya onta yang tidak batuk pada musim haji" (wkwkwk), memang sih terdengar agak berlebihan, hanya saja memang benar akan ada banyak sekali jamaah yang menderita batuk.

Bukannya nanti di Makkah dan Madinah ada kantor kesehatan ya? Ngapain repot-repot bawa obat-obatan?

Ya sih memang nanti ada banyak kantor-kantor kesehatan, dan apotek juga banyak di sana, hanya saja kalau kita sudah cocok dengan suatu obat, maka bawa saja obat tersebut dari rumah. Takutnya saat kita sedang butuh, obat yang manjur dengan kita tidak tersedia.

3. Lauk Pauk Kering

Ini juga sangat penting, biasanya kita akan menghabiskan 30 sampai 40 an hari di makkah dan madinah dihitung dari hari keberangkatan sampai hari kepulangan.

Walaupun sudah ada jatah makanan yang akan diberikan, namun di waktu-waktu tertentu kita mungkin lapar dan ingin makan lagi, nah ini bukan tanggung jawab petugas lagi. Atau bisa jadi lauk yang kita dapatkan kurang pas dilidah kita, maka tidak ada salahnya menyediakan sedikit lauk kering untuk keadaan-keadaaan tadi. Seperti sambal, ikan asin, dendeng dll (mengingat saat hajian tahun lalu banyak jamaah yang menanyakan tempat jual dendeng).

4. Sunblock dan pelembab bibir

Sunblock atau cream pelembab lain sangat diperlukan juga, karena cuaca yang begitu panas dan kering. Saya Ingat sekali tahun lalu banyak jamaah yang kulitnya gatal karena terlalu kering. Maka jangan lupa bawa pelembab kulitnya yaa.

Nah, untuk sementara hanya hal-hal di atas yang terlintas dalam benak saya, kalau seandainya ada tambahan in sya Allah akan langsung saya edit dan tambah. Terima kasih Sobat Lamang telah bersedia membaca artikel saya, semoga bermanfaat. Semoga Sobat Lamang yang tahun ini in sya Allah akan melaksanakan ibadah haji Allah mudahkan dan terima semua amal ibadahnya, dan bagi yang belum berkesempatan semoga Allah percepat gilirannya Amiiin.

Kalau ada yang ingin ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar yaa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Salam Kenal